Grafik Komputer di Bidang Visual Layar Monitor CRT


Grafik Komputer
di bidang Visual Layar Monitor CRT


oleh : Ramadhan Tri



Data atau informasi tidak hanya disajikan dalam bentuk teks, tetapi juga dapat berupa gambar, audio (bunyi, suara, musik), dan video. Keempat macam data atau informasi ini sering disebut multimedia. Era teknologi informasi saat ini tidak dapat dipisahkan dari multimedia.


Definisi Grafik Komputer


Secara harfifah,Grafik Komputer itu adalah bagian dari ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan dan manipulasi gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana dari grafika komputer adalah grafika komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika komputer 3D, pemrosesan citra (image processing), dan pengenalan pola (pattern recognition). Grafika komputer sering dikenal juga dengan istilah visual grafik.


Berikut adalah perbedaan antara Pengolahan Citra dan Grafik Komputer


\Pengolahan Citra

  • Berorientasi pixel
  • Mengolah data citra untuk mendapatkan interpretasi 2D/3D
  • Titik berat pada memanipulasicitra sesuai dengan keperluan user
  • Berawal dari citra digital deskripsi objek pada citra


Grafik Komputer

  • Berorientasi Vektor
  • Menggunakan model 2D/3D hasil realistic
  • Cenderung mempelajari konsep dan implementasi metode untuk

pembangkitan citra/animasi (2D/3D)


Dalam pembahasan lebih lanjut,saya akan memaparkan tentang Grafik Komputer lebih lanjut,yaitu tentang perkembangan Grafik Komputer di bidang monitor khususnya monitor CRT


Cara Kerja Monitor CRT

Cathode ray tube

Pengertian Monitor CRT

Monitor yang dengan istilah lain disebut dengan VDU (Video Display Unit) merupakan salah satu bagian yang terpenting pada suatu unit computer. Monitor adalah sebuah output yang paling sering dipandang bila kita sedang mengoperasikan sebuah computer.

CRT (Cathode Ray Tube) atau tabung sinar katoda ditemukan oleh Karl Ferdinand Braun, teknologi yang dipakai untuk membuat sistem tampilan/monitor komputer menggunakan tabung sinar katoda.

Dalam tabung sinar katoda, electron – electron secara hati – hati diarahakn menjadi pancaran, dan pancaran ini didefleksi oleh medan magnetic untuk menscan permukaan diujung pandan (anode), yang sebaris dengan bahan berfosfor (biasanya berdasar atas logam transisi atau rate earth). Ketika electron menyentuh material pada layar ini, maka electron akan menyebabkan timbulnya cahaya.

Fungsi Monitor CRT

CRT merupakan sebuah tabung penamplian yang banyak digunakan dalam layar computer, monitor, video, TV, dan oskiloskop. CRT dikembangkan dari hasil kerja Philo Farnsworth yang dipaki dalam seluruh pesawat televise sampai akhir abad 20, dan merupakan dasar pengembangan dari layar plasma, LCD, dan bentuk teknologi TV lainnya.

Kelebihan Monitor CRT

1. Warna lebih akurat dan tajam

Monitor CRT memiliki warna yang akurat atau hampir sama dengan aslinya. Karna alasan ini lah para desainer dan editor foto lebih suka menggunakan CRT dibanding LCD. Selain itu, gradasi warna pada monitor CRT masih lebih baik dibanding LCD.

2. Resolusi monitor fleksibel

Monitor CRT dapat menggunakan berbagai variasi resolusi tanpa mengalami penurunan kualitas gambar.

3. Perawatan mudah, jika rusak dapat di servis

Perawatan monitor CRT masih lebih mudah dibanding LCD, LCD perawatanya harus ekstra hati-hati. Selain itu, jika monitor CRT rusak masih dapat diservis, sedangkan LCD rusak sudah pasti masuk sampah. Selain itu, monitor CRT lebih tahan jika terbentur atau tersentuh jari tangan pada displaynya

4. Bebas dead pixel, ghosting, dan viewing angle

Monitor CRT tidak terdiri dari pixel-pixel seperti LCD, sehingga jelas-jelas tidak akan mengalami dead pixel. Monitor CRT dapat dilahat dari berbagai sisi, tidak seperti LCD yang bergantung pada spesifikasi viewing angle. Monitor CRT tidak mengenal response time, sehingga relatif bebas efek ghosting.

5. Harga lebih murah

Kelebihan dari segi harga inilah yang membuat monitor CRT masih populer.

Kekurangan Monitor CRT

1. Konsumsi listrik

Monitor CRT mengkonsumsi daya listrik 2x lipat dibanding LCD pada ukuran inch yang sama.

2. Bergantung pada refreshrate

Agar mata tidak lelah mengunakan monitor CRT, gunakan refreshrate diatas 70hz. Monitor CRT high end mampu menawarkan refreshrate hingga 120hz bahkan lebih. Makin tinggi makin baik tentunya. Hal ini tidak berlaku bagi monitor LCD.

3. Radiasi lebih besar

Tidak dapat dipungkiri, monitor CRT memancarkan radiasi yang lebih besar dibanding monitor LCD. Radiasi ini memiliki dampak negatif bagi mata sehingga mata cepat lelah atau bahkan membuat kepala pusing bagi yang sensitif.

4. Rentan distorsi, glare dan flicker

Ini adalah masalah klasik bagi monitor CRT. Efek distorsi akan terlihat saat kita menggambar lingkaran dengan menggunakan coreldraw atau software lain. Juka refreshrate terlalu rendah, menyebabkan monitor menjadi berkedip-kedip (flicker) dan glare (over brightness).

5. Dimensi besar dan berat

Monitor CRT memiliki ukuran yang besar dan berat, sehingga tidak cocok untuk ruangan sempit, karena banyak makan tempat. Cukup melelahkn jika monitor sering dipindah-pindahkan karena cukup berat.

Referensi :
www.sony-ak.com
www.kamarnoel.blogspot.com
www.kaskus.us
www.hafidzazikri.blogspot.com

 
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response.
1 Response
  1. makasih bnyak .. ^_^
    kunjungin blog sya balik yaa ..
    http://otakukomputer.com

Leave a Reply